BESAME, Gerakan Pemuda Masjid Agung Kubah Timah Menebar Harapan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Oleh: Rifky

Bekaespedia.com, Pangkalpinang,- Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, masih banyak pemuda yang memilih untuk hadir sebagai bagian dari solusi. Semangat itulah yang diwujudkan oleh Pemuda Masjid Agung Kubah Timah Kota Pangkalpinang melalui program BESAME (Bersama dalam Santunan, Menjalin Kasih dan Harapan) dengan mengusung tema “Satu Aksi Pemuda, Sejuta Senyuman.”

Program yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni 2026 di Masjid Agung Kubah Timah ini bukan sekadar kegiatan santunan biasa. Lebih dari itu, BESAME menjadi langkah nyata dalam membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat.

Sebanyak 40 anak yatim dan dhuafa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) menerima santunan dan perlengkapan sekolah. Jumlah tersebut menjadi database awal penerima manfaat yang akan terus dikembangkan sebagai dasar pelaksanaan program-program sosial Pemuda Masjid Agung Kubah Timah di masa mendatang. Dengan adanya data tersebut, bantuan yang diberikan diharapkan semakin tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana, BG Edwin, yang menyampaikan bahwa BESAME merupakan bentuk kepedulian nyata para pemuda terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Ia berharap program ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan sosial yang terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Selanjutnya, Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Kubah Timah, Ust. H. Johan Muhammad Nasir, M.Pd., memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta. Dalam penyampaiannya, beliau mengisahkan perjalanan hidup seorang anak yatim-piatu yang berhasil bangkit hingga menjadi pengusaha sukses, yakni pemilik Transmart Pangkalpinang. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa keterbatasan ekonomi ataupun kehilangan orang tua bukanlah akhir dari masa depan, melainkan dapat menjadi motivasi untuk terus berjuang meraih cita-cita.

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan BESAME merupakan langkah awal dari komitmen Masjid Agung Kubah Timah dalam memperluas manfaat bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, setiap dana yang dititipkan oleh para donatur merupakan amanah yang harus dikelola dengan baik dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya.

“Masjid Agung Kubah Timah akan terus mengepakkan sayap untuk masyarakat sekitar. Dana yang diamanahkan para donatur harus diputar dan disalurkan kepada yang berhak agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pesannya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pelayanan sosial yang mampu menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat melalui kolaborasi antara pengurus masjid, pemuda, dan para donatur.

Suasana haru kemudian berubah menjadi penuh keceriaan saat memasuki sesi pemberian santunan dan perlengkapan sekolah kepada seluruh penerima manfaat. Senyum bahagia tampak menghiasi wajah anak-anak yang hadir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan mereka sekaligus menjadi penyemangat untuk terus belajar dan menggapai cita-cita.

Kegiatan semakin meriah melalui sesi cerita interaktif berhadiah yang dipandu oleh Kak Anisa dari Indahnya Berbagi, yang juga merupakan anggota Divisi Sosial Pemuda Masjid Agung Kubah Timah. Dengan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, anak-anak diajak berinteraksi, menjawab pertanyaan, serta belajar tentang nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan semangat berbagi.

Sebagai penutup, Pembina Pemuda Masjid Agung Kubah Timah, Ust. Heri Anggara, memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Beliau mengajak anak-anak untuk tidak pernah menyerah terhadap keadaan, terus belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjadikan akhlak yang baik sebagai bekal utama dalam meraih kesuksesan. Menurutnya, kesuksesan bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh ketekunan, doa, dan karakter yang baik.

Melalui BESAME, Pemuda Masjid Agung Kubah Timah ingin menunjukkan bahwa gerakan sosial tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Satu langkah kecil yang dilakukan dengan penuh keikhlasan mampu melahirkan dampak yang luas. Bahkan, senyum seorang anak yang merasa diperhatikan merupakan kebahagiaan yang tidak ternilai.

Program ini juga menjadi bukti bahwa ketika pemuda, pengurus masjid, para donatur, dan masyarakat bersatu, akan lahir kekuatan besar untuk menghadirkan perubahan. Kepedulian yang ditanam hari ini bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menanamkan harapan bahwa masih banyak orang yang peduli terhadap masa depan anak-anak yatim dan dhuafa.

Harapannya, BESAME tidak berhenti sebagai program tahunan semata, melainkan berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan. Dengan dukungan berbagai pihak, semakin banyak anak yang dapat merasakan manfaatnya, semakin luas keberkahan yang tersebar, dan semakin kuat pula fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, serta pelayanan sosial bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *