Oleh : Iyek Aghnia
“Pak Ketua. Sekedar informasi bahwa buku Inkubator Literasi Pustaka Negeri telah datang dua hari yang lalu. Saat ini buku tersebut ada di Perpusda. Jumlahnya 20 eksamplar.”
Demikian suara Tyas, penghubung kegiatan Inkubator Literasi Pustaka Negeri (ILPN) yang merupakan kerjasama antara Perpustakaan Nasional dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Bangka Selatan Jumat pagi (11/4) kepada penulis.
Kebahagiaan melanda sekujur tubuh. Demikian pula kebanggaan membaluti seluruh jiwa raga.
Apalagi sampul buku ILPN ini sangat eksotis dengan menampilkan kawasan wisata Batu Belimbing Toboali.
Inkubator Literasi Pustaka Nasional adalah sebuah kegiatan dari Perpustakaan Nasional untuk para penulis daerah yang karya terbaiknya akan diterbitkan Perpusnas Press. Dan tentunya distribusinya menusantara.
Buku Inkubator Literasi Pustaka Negeri Bangka Selatan berisikan karya lima belas (15) esais yang bertemakan tentang budaya dan kearifan lokal negeri Junjung Behaoh.
Adapun lima belas (15) tulisan yang ada dalam buku Inkubator Literasi Pustaka Negeri itu adalah
Agustian Denny Ardiansyah > Sindeng Falsafah Persatuan dari Bangka Selatan.
2. Alfan Thoriq > Ampak : Sebuah Paradok Kearifan Lokal Pengelolaan Tambang Masyarakat Pulau Bangka.
3. Hardianti S.Hum. M. Hum > Ekspansi Mie Kuah Ikan dan Peluangnya sebagai Jajanan Kekinian.
4. Istiya Marwinda SIP. MH > Bakar Ikan Selangat Aroma Mewangi Dari Junjung Behaoh.
5. Iftitah Ulfiana Maghribi > Budaya dan Kearifan Lokal Bangka Selatan adalah Warisan yang Bernilai.
6. Ichsan Taruma Negara > Budaya dan Kearifan Lokal di Negeri Junjung Behaoh Berselimut Keberagamaan.
7. Karto > Eksistensi Budaya Kawin Herdek di Desa Serdang.
8. Mastiana > Tradisi Nganggung Dulang
9. Mei Elfrida Tarigan S.Pd. M.Si. > Kue Badak, Kuliner Khas Lepar Pongok
10. Mawar Shuci > Tradisi Bermartabat Kehidupan Bermasyarakat Terawat.
11. Putri Rahmawati Gasing Kearifan Lokal dari Tanah Parmisan
12. Ridhania > Selayang pandang Upacara Adat Buang Jong Desa Kumbung.
13. Sumardoni > Ngarak Ketupat Gong: Sedekah Bumi yang Masih Membumi.
14. Varellio Tryan Febrieno > Mengenal Berasuk, Budaya Berburu Masyarakat Lepar.
15. Yudi Sapriyanto > Mubo, Sekelumit Kearifan Lokal Urang Habang.
Lima belas ( 15) esais terpilih itu berdasarkan penilaian dewan juri yang berasal dari tokoh adat Datuk Kulul Sari, dan Ketua PWI Bangka Selatan Dedy Irawan.
Yang menarik dalam buku Inkubator Literasi Pustaka Negeri terbitan Perpusnas itu terdapat dua esai karya pelajar SMA Bangka Selatan yakni esai karya siswi SMAN 1 Simpang Rimba Putri Rahmawati dan siswa SMAN 1 Lepar Varellio Tryan Febrieno.
Selamat untuk para esais Bangka Selatan dengan terbitnya buku Inkubator Literasi Pustaka Negeri ini.
Saatnya penulis Bangka Selatan berbicara di panggung nasional. Dan anda bisa.












