Di Balik Pintu Rumah Kang Rudi, Kehangatan Ukhuwah dan Ilmu Mengalir Deras dalam Pengajian Paguyuban Pasundan Bangka Selatan

Oleh: Kang Uyan ( Ust.Yanto)

Bekaespedia.com, Bangka Selatan- Bismillah, segala puji bagi Allah SWT, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga acara pengajian rutin komunitas warga Sunda Bangka Selatan dapat berlangsung dengan penuh berkah dan kehangatan. Pada hari Sabtu Ba dan Dhuhur Sampai dengan selesai ( Ashar), pengajian ke-2 yang dilaksanakan di kediaman Kang Rudi Ampera, menjadi momen yang penuh makna dan kekompakan. Yang di hadiri sedulur senior yg jauh dari Pangkal Pinang ( Keluarga Besar Kang Iwan )

Acara dimulai dengan sambutan dari pembawa acara, H. Ade Hermawan, yang mengawali dengan mengucapkan basmalah dan memanjatkan doa agar acara berjalan lancar dan penuh keberkahan. Setelah itu, dilanjutkan dengan kultum oleh Kang Uyan (Ust. Yanto), yang menyampaikan materi dengan penuh semangat dan keikhlasan.

Materi kultum Kang Uyan kali ini mengusung tema “Sabtu Menggebu,” yang diisi dengan akronim yang telah disesuaikan dan dilengkapi dengan pantun serta dalil yang relevan dengan konteks pengajian dan komunitas warga Sunda. Berikut adalah isi dari kultum tersebut:

Akronim “Sabtu Menggebu”:

S: Suci diri, sucikan hati

A: Al-Qur’an pedoman abadi

B: Berkah ilmu, hidup berseri

T: Tuntunan agama, jalan yang pasti

U: Ukhuwah Islamiyah, jalinan suci

M: Muhasabah diri, introspeksi diri

E: Eratkan iman, takwa tertinggi

N: Niat ikhlas, ridha Illahi

G: Gemakan dzikir, hati berseri

G: Gapai ampunan, dosa terhapus

E: Elmu diamalkan, pahala terus

B: Bersama menuju Jannah (Surga)

U: Untuk bekal abadi selamanya

Pantun:

Ka Sukabumi mawa kalapa,

Kalapana amis tur seger.

Hayu urang ngaji babarengan,

Supaya iman urang beuki mekar.

(Ke Sukabumi membawa kelapa,

Kelapanya manis dan segar.

Mari kita mengaji bersama,

Supaya iman kita semakin mekar.)

Dalil Al-Qur’an:

“وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ”

(Wa dzakkir fa innadz dzikra tanfa’ul mu’minin)

Artinya: “Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Adz-Dzariyat: 55)

Dalil Hadist:

“مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ”

(Mā ijtama’a qaumun fi baitin min buyūtillah, yatlūna kitāballāhi wa yatadārasūnahu bainahum, illa nazalat ‘alaihimus sakīnatu wa ghasyiyat-humur rahmah, wa haffat-humul mala’ikatu wa dzakarahumullahu fīman ‘indah)

Artinya: “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) untuk membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, diliputi rahmat, dikelilingi para malaikat, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.” (HR. Muslim)

Semoga dengan adanya akronim, pantun, dan dalil yang disampaikan dapat menambah semangat dan keberkahan dalam pengajian rutin komunitas warga Sunda. Mari terus jaga ukhuwah, tingkatkan keimanan, dan amalkan ilmu yang didapat agar hidup kita selalu dalam ridha Allah SWT.

Semangat terus, baraya! Pamugi berkah manfaat untuk kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *