Divisi Lingkungan Hidup Pencinta Alam Siswa Gerakan Muhammadiyah (PASGAM) SMAMTOB Laksanakan Program Kerja Konservasi Alam di TWA Gunung Permisan

Foto : Pencinta Alam Siswa Gerakan Muhammadiyah (PASGAM) SMA Muhammadiyah Toboali

 

Laporan : Adinda Syarifah
(klas 12 Ummu Darda)

Bekaespedia.com, Toboali,- Divisi Lingkungan Hidup Pencinta Alam Siswa Gerakan Muhammadiyah (PASGAM) SMA Muhammadiyah Toboali (SMAMTOB) melaksanakan program kerja tahunan bertajuk “Konservasi Alam” di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Permisan, Desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, pada 17–18 Juli 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 17 anggota PASGAM sebagai bentuk pembelajaran lapangan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian terhadap kawasan konservasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anggota PASGAM dengan pemahaman mengenai pentingnya kawasan konservasi, keanekaragaman hayati, serta peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui program ini, peserta diharapkan mampu menjadi pelopor pelestarian alam di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Setibanya di TWA Gunung Permisan, rombongan PASGAM disambut hangat oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Nenek desa Gudang

Kegiatan kemudian dibuka dengan sambutan dari Kepala Resort TWA Gunung Permisan, Bapak Dwi Wiprabowo, yang menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung upaya konservasi melalui edukasi dan aksi nyata.

Pada malam hari, peserta mengikuti materi tentang kawasan konservasi yang disampaikan oleh Bang Ganang Ardis Elfiando, S.Hut.

Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan berbagai kawasan konservasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, fungsi kawasan konservasi, serta pentingnya menjaga keanekaragaman hayati sebagai warisan yang harus dilestarikan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengamatan satwa nokturnal dan herping, yaitu kegiatan mengamati amfibi dan reptil di habitat alaminya.

Didampingi oleh pemateri dan tim Pokdarwis, peserta juga berkesempatan mengamati secara langsung mentilin (Cephalopachus bancanus bancanus), primata endemik Pulau Bangka yang dilindungi.

Pengamatan tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus menambah wawasan peserta mengenai pentingnya menjaga habitat satwa liar.

Pada pagi hari berikutnya, peserta melaksanakan pengamatan burung di kawasan TWA Gunung Permisan.

Melalui kegiatan ini, anggota PASGAM belajar mengenali beberapa jenis burung beserta perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

Di penghujung kegiatan, Bang Ganang Ardis Elfiando, S.Hut. menyampaikan bahwa edukasi konservasi perlu terus diberikan kepada generasi muda agar mereka lebih mengenal kekayaan hayati daerahnya dan memiliki kesadaran untuk ikut menjaga kelestariannya.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana edukasi konservasi bagi generasi muda. Semakin banyak anak muda yang mengenal kawasan konservasi dan keanekaragaman hayati di Bangka Belitung, maka akan semakin besar pula rasa cinta dan tanggung jawab mereka untuk menjaga kelestarian alam di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Divisi Lingkungan Hidup PASGAM SMAMTOB, Adinda Syarifah, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya program kerja tersebut.

“Alhamdulillah, program kerja tahunan konservasi dapat terlaksana dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Resort TWA Gunung Permisan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Bang Ganang Ardis Elfiando, serta seluruh pihak yang telah menerima dan membimbing kami selama kegiatan berlangsung. Terima kasih juga kepada seluruh anggota PASGAM yang telah berpartisipasi aktif dan menjaga semangat kebersamaan. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk terus menjaga dan melestarikan alam,” ungkapnya.

Melalui program kerja ini, PASGAM SMAMTOB berharap dapat terus menumbuhkan karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan serta mampu menjadi pelopor pelestarian alam melalui edukasi, pengamatan, dan aksi nyata di kawasan konservasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *