Cerpen  

Doa untuk Ibu

Oleh: Meilanto

 

“Nazmi, ayo bangun Nak, kita salat subuh. Sudah ada azan subuh. Ayah sudah menunggu.”

Dengan penuh kasih sayang, Ibu Nazmi mengusap rambut putranya. Diperlakukan demikian, Nazmipun bangun.

“Ayo baca doa bangun tidur, nanti Ibu tunggu di tempat salat ya!”

“Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur, Aamiin”

Mereka salat berjamaah yang diimami oleh Ayah. Selesai salat mereka zikir dan berdoa

“Ayah, biar Nazmi yang memimpin doa, ya!”

Nazmi memang sudah terbiasa memimpin doa. Ia telah hapal beberapa doa yang ia pelajari di TPA dan sekolah.

“Rabbighfir li wa li walidayya, warham huma kama rabbayani shaghira. Ya Allah, ampunilah aku, dan kedua orang tuaku dan kasihanilah mereka sebagaimana mereka mengasihani aku di waktu kecil.”

“Aamiin…” jawab kedua orang tuanya.

“Terima kasih Nazmi atas doanya. Doamu akan dikabulkan Allah!” jawab Ayah.

“Bukankan Ayah dan Ibu yang telah mengajari aku seperti ini, he… he …” Mereka saling salaman. (BP/ KM)*

 

Catatan: Cerpen anak ini telah dibukukan dalam antologi Selalu Sayang yang diterbitkan oleh Leguty Media, Januari 2024.*

Exit mobile version