Karya: Yanto In Action
Di antara kelam dan gemintang,
Jiwamu hadir, menyinari sukma.
Dua hati berlainan, kini bertaut,
Dalam simfoni cinta, tak terhingga.
Sentuhmu bagai embun di kala pagi,
Menyegarkan kalbu yang dahaga.
Dekapmu adalah pelabuhan abadi,
Tempatku berlabuh, selamanya.
Biarlah warna dunia memudar perlahan,
Cinta kita kan abadi, tak tergerus zaman.
Dua hati, satu warna, dalam keabadian,
Mengukir legenda di antara bintang kejora.
Dalam bisikmu, kurasa getar asmara,
Cinta sejati, murni tanpa noda.
Kaulah rembulan, kaulah semestaku,
Dua hati, satu warna, dalam cinta yang maha sempurna.
