Bekaespedia.com, Hari ini tanggal 29 Desember 1849 atau 176 Tahun yang lalu pasukan Depati Amir yang berkedudukan di Mendara dan Mentadai diserang sekitar 75 orang pasukan militer Belanda dipimpin Letda van der Schriek. Kampung Mendara dan Mentadai kemudian dibumihanguskan oleh pasukan militer Belanda.
Kampung Mendara atau Menareh atau Menara berdiri di sisi kiri anak sungai Mabbed (Mabbed River) dan sesudah anak sungai Jade ( Dshado River) . Dua anak sungai tersebut bermuara di Sungai Merawang (sekarang disebut sungai Batutusa) .
Kampung Mendara terletak di dekat tambang Timah Cengal (mines of Tshengal dan Soonman (mines of Soonman). Dalam Kaart van het eiland Banka 1819, Kampung Mendara terletak antara jalan darat yang menghubungkan wilayah Barat dan dan tengah pulau Bangka, menghubungkan Muntok- Rangam- Belo- Parit Mestan- Ketapie- Ampang- Jatoan- Bacon- Padja Radja- Djeroem (Sirem)- Mendara- Toutuna dan Pankalpinang.
Epp (1852: 220), mengatakan bahwa: …” kampong Mandara ( 8 englishche Meilen uber Batturussak, en dem strome welchen er beherrscht.
Dato’ Akhmad Elvian dalam bukunya: Depati Amir Perjuangan dan Pengabdian Lintas Pulau Tahun 1848-1869, halaman 94 dan 112.












