Bekaespedia.com. Namang_Kemah Literasi dan Pembentukan Karakter bagi siswa kelas X SMAN 1 Namang ditutup dengan api unggun, Sabtu (13/12) yang dilaksanakan pukul 20.00.
Meilanto selaku pembina putra Pramuka SMAN 1 Namang menutup acara secara resmi yang dalam amanatnya menyampaikan bahwa jangan pernah takut dalam kegelapan, karena sejatinya dalam diri kalian ada cahaya terang yaitu kebaikan dan energi positif. Begitu juga dengan malam itu, malam gelap gulita diterangi api unggun yang memancarkan cahaya dan bermanfaat bagi sekitar.
“Dalam keheningan alam ini, mari kita temukan inspirasi yang mungkin tidak kita dapatkan di dalam kelas. Biarkan alam menjadi perpustakaan dan kawan-kawanmu menjadi editor pertamamu,” pesan Kak Mei.
Kayu-kayu yang disusun tegak setinggi 2 meter dinyalakan langsung oleh pembina upacara dan selanjutnya petugas Dasa Darma membacakan 10 Darma sehingga menambah syahdu malam api unggun.
Selanjutnya api dilayangkan dari puncak gapura tinggi sehingga tampil artistik dan mendapat tepuk tangan bergemuruh dari peserta dan tamu serta orang tua siswa yang menyaksikan malam api unggun.
“Setelah beberapa hari kita lalui dengan berbagai kegiatan dan tantangan, malam ini adalah momen untuk berkumpul, berbagi cerita, dan merajut kenangan yang indah. Mari kita nikmati setiap detik kebersamaan ini dengan tawa, nyanyian, dan hati yang terbuka. Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, Kemah Literasi dan Pembentukan Karakter SMAN 1 Namang ditutup!”

Setelah upacara api unggun, kegiatan dilanjutkan dengan nobar foto dan video peserta selama kegiatan.
Apakah Kemah Literasi dan Pembentukan Karakter bagi siswa kelas X di SMAN 1 Namang akan diadakan tahun depan? Kita tunggu aja, ya! (BP/ KM)*












