Kementerian Agama Bangka Selatan Bekerjasama dengan KKG dan MGMP PAI Gelar Worshop untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam

Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr

Guru Pendidikan Agama Islam dan Penulis Bangka Selatan

Bekaespedia.com, Bangka Selatan,- Dewasa kini pertumbuhan arus globalisasi dan dunia Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) mempengaruhi perkembangan dunia pendidikan di Indonesia terutama pada metode pembelajaran, kurikulum dan kompetensi guru. Anak-anak generasi Z dan generasi Alpha cenderung tidak dapat dipisahkan dengan dunia teknologi dan budaya popular atau fomo. Selain itu, moral, spiritual dan minat belajar anak-anak generasi modern cenderung menurun. Sehingga, para guru Pendidikan Agama Islam harus menyesuaikan diri dan mengembangkan kompetensinya sesuai dengan kebutuhan peserta didik masa kini.

Sebagai wujud nyata untuk menjawab tantangan generasi abad 21 tersebut, maka Kementerian Agama Bangka Selatan bekerjasama dengan KKG dan MGMP PAI Bangka selatan menyelenggarakan kegiatan workshop dengan tema: “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Terintegrasi Pembelajaran Mendalam” yang diselenggarakan selama dua hari yakni tanggal 27-28 November 2025. Adapun roundown acara kegiatan workshop antara lain: Registrasi dan sambutan ketua pelaksana oleh Junaedi, S.Pd.I, sambutan Kasi Pakis Kemenag Bangka Selatan oleh Jumiati, S.Sos.,M.Pd, sambutan Kepala Kemenag Bangka Selatan oleh Karyawan, S.Ag.,M.Pd, materi pola pikir berrtumbuh oleh rangga apriyanto, S.Pd, materi ruang belajar PAI oleh Ari Suryanto, M.Pd, materi konsep dan kerangka pembelajaran mendalam oleh Hilman Saepul Rahman, M.Pd, materi kurikulum berbasis cinta Oleh Nilawati, M.Pd, materi kokurikuler oleh Fauzi, M.Pd, materi assesment pembelajaran mendalam dan penyusunan modul KBC terintegrasi pembelajaran mendalam oleh Dr. Kartikasari, M.Pd, materi guru wali oleh Yanto, M.Pd dan penutup.

Kegiatan workshop ini dihadiri oleh ratusan guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Bangka Selatan. Ucapan terimakasih dari panitia penyelenggara atas kerjasama yang baik guru Pendidikan Agama Islam Kabupaten Bangka Selatan hingga terselenggaranya dan suksesnya kegiatan workshop ini. Para peserta sangat antusias dan aktif mengikuti kegiatan workshop tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Bangka Selatan, Karyawan, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa guru Pendidikan Agama Islam harus senantiasa mengimplementasikan kurikulum berbasis cinta terintgrasi pembelajaran mendalam. Adapun indikator guru yang telah mengimplementasikan kurikulum berbasis cinta adalah cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta kepada diri dan sesama, cinta kepada ilmu pengetahuan, cinta kepada lingkungan, dan cinta kepada negeri dan bangsa. Selain itu, guru Pendidikan Agama Islam juga harus melakukan pendekatan pembelajaran mendalam dalam setiap proses pembelajaran yang disajikan yakni, berkesadaran, bermakna dan menggembirakan.

Disela-sela kegiatan workshop, Kemenag Bangka Selatan memberikan apresiasi kepada pemenang lomba PAI Fair tingkat Kabupaten Bangka Selatan tahun 2025. Selain itu ada juga sesi penyerahan tiga karya buku oleh Rudiyanto, S.Pd.,Gr, Guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 9 Airgegas.

Pada akhirnya, mudah-mudahan para guru Pendidikan Agama Islam dapat senantiasa mengupgrade diri dan mengembangkan diri serta mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan peserta didik masa kini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *