Laporan : Suryan Masrin
Bekaespedia.com, Bangka Barat,- SD Negeri 10 Mentok terus mengukuhkan posisinya sebagai pelopor transformasi pendidikan di Kabupaten Bangka Barat. Sekolah ini resmi terpilih sebagai piloting project dan mendapat pendampingan langsung dalam implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), serta Revitalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tahun 2026.
Penetapan ini merujuk pada Keputusan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 0158/C7.12/DM.00.02/2025 serta surat pendampingan resmi nomor 0877/B/C6.12/DM.00.02/2026. Program ini dirancang khusus untuk mengukur pembiasaan karakter positif siswa dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menciptakan iklim sekolah yang aman, sehat, dan ramah anak.
Pada Jumat (18/09/2026), suasana di SDN 10 Mentok tampak berbeda. Sejak pagi, para guru menyambut kedatangan siswa dengan senyuman dan sapaan hangat di gerbang sekolah, dilanjutkan dengan senam pagi ceria bersama seluruh warga sekolah. Tidak hanya itu, para siswa juga menikmati program unggulan Minum Susu Gratis (MSG) yang rutin digelar dua kali dalam sebulan pada hari Jumat untuk menjaga kebugaran tubuh.
Proses pendampingan lapangan dipimpin langsung oleh Widyaprada BPMP Babel, Endang Rusmiyati, S.Pd., M.M., yang hadir mengawal aktivitas dari pagi hingga jam pulang usai. Turut hadir membersamai di lokasi, Kepala BPMP Babel, Dr. Cipto Suncoko, M.Pd., bersama tim untuk meninjau langsung dampak positif gerakan ini.
Dalam arahannya, Endang Rusmiyati berpesan pentingnya sinergi untuk mewujudkan tiga pilar utama sekolah: Membangun Karakter, Menjaga Keamanan, dan Menjamin Kesehatan.
“Bersama-sama, kita dampingi anak-anak hebat Indonesia untuk membudayakan 7 kebiasaan positif, merawat lingkungan sekolah yang aman dari perundungan dan kekerasan, serta menghidupkan kembali UKS sebagai pusat promosi kesehatan demi kenyamanan belajar yang optimal,” tutur Endang.
Sementara itu, Kepala SDN 10 Mentok, Wanda Setiawan, S.Pd.I., M.Pd., mengapresiasi tinggi atas kepercayaan dan pendampingan yang diberikan oleh Kemendikdasmen melalui BPMP Babel. Ia menyebutkan bahwa perubahan perilaku siswa kini mulai terlihat nyata.
“Alhamdulillah, kami melihat perubahan yang sangat positif. Anak-anak kini jauh lebih disiplin, lebih bugar, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Kami meyakini, jika 7 kebiasaan ini dijalankan secara konsisten dan kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, akan lahir generasi emas Bangka Barat yang sehat, cerdas, dan berkarakter hebat,” ujar Wanda optimis.

Dengan pendampingan ini, SDN 10 Mentok optimistis mampu menjadi percontohan sekolah sehat dan berkarakter bagi SD lain di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.












