Langkah Kecil untuk Bumi yang Lebih Baik 

Oleh : Regin Fajria (Siswa SDN 9 Mendobarat)

 

Hari Sabtu itu cerah sekali. Matahari bersinar terang di langit biru, awan putih bergelayut lembut dan angin sepoi-sepoi membuat daun-daun bergetar. Suasana di sekitar rumah Luna dan Loli ceria sekali. Mereka berdua senang sekali karena hari ini mereka mau pergi ke warung Mbak Lisa, untuk membeli lolipop favorit mereka. Luna suka rasa stroberi yang manis, sedangkan Loli suka rasa cokelat yang lembut.

Mereka berjalan santai di jalan kompleks tempat mereka tinggal. Mereka menyanyi-nyanyi kecil lagu favorit mereka dan tertawa riang sambil berjalan. Burung-burung berkicau riang, suara anak-anak bermain di taman dan bau harum dari bunga-bunga menambah suasana jadi semakin indah. Mereka merasa sangat bahagia. Mereka berdua suka hari Sabtu seperti ini.

Tiba-tiba, langkah Luna terhenti dan pandangan Luna tertuju pada tempat sampah yang isinya berserakan. Isinya berupa kertas bekas, plastik, dan botol plastik yang berserakan di jalan. Luna melihat itu dengan mata besar dan merasa prihatin.

Luna memandang Loli dengan semangat. “Loli, ayo kita membereskan sampah-sampah ini agar lingkungan ini semakin indah dan bersih, karena kalau kita tunda untuk membersihkannya nanti bisa-bisa ada monster yang tinggal di sini, lho!” katanya sambil tertawa kecil.

Loli memandang Luna dengan ragu dan sedikit takut. “Ti…Tidak mau Luna. kan, bukan aku yang membuatnya jadi berantakan, lagi pula nanti jika monsternya hebat, terus jika kita tidak berhati-hati dia bisa-bisa menyemprotkan cairan bau dan berbahaya ke arah kita bagaimana?” tanyanya dengan takut.

Luna tertawa geli lalu berkata, “Hahaha, Loli jika kita membereskannya, monsternya pasti tidak akan tinggal di sini, malah kita jadi pahlawan yang menyelamatkan bumi,” jawabnya dengan tertawa geli.

Loli menggaruk-garuk kepalanya dan tersenyum malu, “Hmm, ayo kita membersihkannya, tapi nanti aku mau pakai seragam seperti superhero, ya!” ujarnya dengan semangat.

Mereka berdua tertawa bersama. Dengan semangat, mereka mengumpulkan sampah-sampah itu. Mereka menemukan sampah-sampah yang unik dan lucu-lucu, seperti kertas yang bentuknya seperti gulungan tisu dan ada plastik yang bentuknya seperti perahu kecil. Setelah semuanya terkumpul mereka berdua memasukkannya ke dalam plastik yang telah mereka bawa.

Setelah selesai mereka pun membuangnya ke dalam tempat sampah yang telah mereka bawa. Mereka merasa bangga karena telah melakukan langkah kecil tapi manfaatnya besar sekali kepada bumi mereka yang tercinta.

Mereka tahu bahwa hal kecil ini jika di lakukan setiap hari dan dilakukan bersama-sama maka akan memberikan dampak besar yang baik pada bumi dan mereka berdua tahu bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas orang dewasa, tetapi semua orang termasuk anak-anak seperti mereka.

Luna tersenyum dan berkata kepada Loli. “Loli tahu tidak? Kalau kita melakukan langkah kecil ini setiap hari maka bumi ini bisa menjadi lebih baik dan bahagia, dan kita ini adalah pahlawan kecil yang hebat!”

Loli mengangguk dengan semangat dan berkata, “lya, kita ini adalah pahlawan kecil yang hebat, karena telah menjaga kebersihan bumi kita ini dan kita harus selalu menjaganya tetap bersih, indah, dan bahagia!” ujarnya dengan penuh semangat.

Mereka berpelukan sebentar, lalu melanjutkan perjalanan ke warung Mbak Lisa. Mereka membayangkan dunia yang penuh warna dan bahagia karena langkah kecil mereka. Mereka berdua merasa sangat bangga karena telah melakukan hal yang baik kepada buminya.

Sesampainya di warung Mbak Lisa mereka pun membeli lolipop favorit mereka, dan pulang dengan hati riang. Setelah itu mereka berdua berjanji bahwa akan menjaga kebersihan lingkungan, terutama untuk anak-anak yang akan datang dimasa depan nanti

Pada akhirnya mereka berdua sadar, bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tentang sampah tapi juga tentang mencintai alam, menanam pepohonan, dan mengurangi plastik sekali pakai.

Hari-hari berikutnya Luna dan Loli terus membersihkan lingkungan dan menjaga kebersihan, seperti di taman, sekolah, dan di sekitar tempat mereka tinggal. Mereka mengajak teman-teman mereka, untuk menjaga kebersihan dan lingkungan juga.

Mereka juga membuat poster-poster berisi pesan-pesan untuk menjaga lingkungan dan mencintai alam. Karena mereka tahu bahwa langkah kecil mereka bisa membuat bumi menjadi lebih baik, dan mereka tahu jika langkah kecil mereka dilakukan bersama-sama bisa memberikan dampak besar yang baik untuk bumi. (BP / KM)*

 

Catatan : Cerpen ini merupakan karya peserta FLS3N Tingkat Kecamatan Mendobarat Tahun 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *