Laporan : Mang Yudha
Bekaespedia.com, Bangka,- Masjid tak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga dapat difungsikan sebagai pusat kegiatan sosial yang menghadirkan manfaat langsung bagi umat. Semangat inilah yang diwujudkan melalui kegiatan Donor Darah Bersama, Pemeriksaan Kesehatan, dan Konsultasi Gizi Gratis yang digelar di Masjid Agung Sungailiat pada Sabtu (29/11/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai organisasi dan lembaga yang peduli terhadap dakwah sosial dan kemanusiaan.
Menurut Koordinator Kegiatan yang juga Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bangka, Fahmi Andika Koprowi, aksi sosial ini menjadi bentuk nyata sinergi banyak pihak dalam memakmurkan masjid.
“Alhamdulillah, hari ini kita berkolaborasi mengadakan serangkaian aksi sosial berupa donor darah bersama, pemeriksaan kesehatan, dan konsultasi gizi gratis. Kami laksanakan kegiatan ini di Masjid Agung Sungailiat sebagai upaya menjadikan masjid bukan hanya pusat peribadatan, tetapi juga tempat dakwah di bidang sosial kemanusiaan,” ujar Fahmi.
Ia menjelaskan, kegiatan ini melibatkan Badan Pengurus Masjid Agung Sungailiat, DPD BKPRMI Kabupaten Bangka, Majelis Taklim An Nisa, Komunitas Pendonor Darah (KPD) Bangka, dan Persatuan Remaja Masjid Agung Sungailiat, serta mendapat dukungan penuh dari PMI Kabupaten Bangka, Puskesmas Kenanga, DPC Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Kabupaten Bangka, Becak Babel, serta Baznas Kabupaten Bangka.
Dari rangkaian kegiatan yang digelar, panitia berhasil mengumpulkan 62 kantong darah. Selain itu, tercatat 66 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan konsultasi gizi gratis.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena dakwah sosial ini mendapat respon yang baik serta dimanfaatkan oleh banyak masyarakat. Ke depan, kegiatan kolaborasi ini akan semakin ditingkatkan sebagai upaya bersama membantu masyarakat yang membutuhkan,” lanjut Fahmi.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejumlah donatur individu turut memberikan sumbangan makanan untuk konsumsi panitia, pendonor, dan peserta pemeriksaan kesehatan serta konsultasi gizi.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan beras 5 kg untuk 50 pendonor pertama, serta paket minyak goreng, gula, dan terigu bagi pendonor berikutnya.
Melalui kegiatan ini, Masjid Agung Sungailiat semakin menegaskan perannya sebagai pusat ibadah yang hidup dan dekat dengan persoalan sosial di tengah masyarakat, sekaligus menjadi contoh bahwa dakwah dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan pelayanan kemanusiaan.












