Oleh: Meilanto
Keberadaan masjid tua di Kampung Silip dapat dilihat pada peta yang terbitkan tahun 1935 dengan judul Silip, D D 29,26, opgenomen door den Topografischen Dienst in 1934, blad 34/XXIII o.
Masjid masih terbuat dari kayu yang ditandai dengan warna hitam. Masjid berada di sebelah barat jalan raya yang lebarnya 2-4 meter (verharde weg waarvan de verharding 2-4 m breed is) Sungailiat – Belinyu. Tidak jauh dari masjid ada gorong-gorong/ got terbuat dari batu (duiker of doorlaat van steen) dan titik kilometer terbuat dari batu (steenen) 63. Sebelah barat masjid ada kebun lada (Regelmatig aangeledge pepertuinen) dan aliran A. Antjel (Aik Ancel) yang terus mengalir di antara Boekit Prajoen dan Boekit Ladoek.

Sumber: Tangkap Layar Google Maps
Jika melihat kondisi masjid tersebut menggunakan google maps, kini sedang dibangun masjid baru di sebelah barat masjid. Masjid baru tersebut dengan warna orange dengan kubah besar dengan arsitektur modern. (BP/ KM)*












