Masjid Mardhiatul Jannah, Airduren 

Edisi ke-94 Masjid Tua di Bangka/ 19 Ramadan 1447 H/ 9 Maret 2026 M

Oleh: Meilanto

 

Airdoeren begitu yang ditulis dalam peta tahun 1931, Petaling, D D 30,6 opgenomen door den Topografischen Dienst in 1928-1929 Blad 34/ XXV c. Di kampung itu sudah ada masjid yang terletak dekat pertigaan di tengah kampung. Masjid ditandai dengan warna merah. Sementara itu TPU (Inlandsche graven) terletak di selatan pemukiman penduduk dekat aliran Air Duren.

Kini masjid tersebut telah direnovasi dan menjadi kebanggaan warga Air Duren, Mendo Barat. Masjid didesain modern dengan dua lantai serta menara tinggi di sisi selatan masjid.

Posisi Masjid (A) dan TPU (B)
Sumber: Collection Leiden University

Lahan masjid saat ini sama persis dengan posisi tahun 1930-an. Lahan masjid merupakan wakaf dari H. Satar, dengan nazhir Abdurrahman Akhir cs dengan nomor AIW/ APAIW: W.3.a/ 05/13 Tahun 1991; luas 394 seperti yang ditulis pada papan wakaf di halaman masjid. (BP/ KM)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *