Masjid Sebagai Nabila Perdamaian Dunia IGIC 2026: Saat Suara Imam-Imam Dunia Bersatu di Jakarta

Oleh : Ust. Yanto In Action, S.Pd.i., M.Pd

Ketua PD IPIM Kabupaten Bangka Selatan

 

Bekaespedia.com, Masjid bukan sekadar bangunan tempat sujud. Ia adalah jantung peradaban, rumah persaudaraan, dan benteng kedamaian yang tak boleh tergerus oleh perbedaan.

International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang digelar di Jakarta bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah momen bersejarah ketika para pemimpin umat, para penjaga mimbar dan tempat sujud, berkumpul dengan satu tekad: menjadikan masjid sebagai pusat harmoni, bukan perpecahan.

Di tengah dunia yang makin terbelah, di mana perbedaan sering dijadikan alasan untuk saling menjauh, IGIC hadir membawa pesan tajam namun lembut: Kerukunan bukan berarti semua sama melainkan saling memeluk meski berbeda.

Melalui diplomasi keagamaan, kita tidak mengajarkan agama untuk berubah melainkan mengajarkan kita untuk kembali pada inti ajaran: kasih sayang, keadilan, dan perdamaian. Masjid harus kembali menjadi tempat di mana setiap warga tanpa memandang suku, golongan, atau keyakinan merasakan kehadiran keadilan dan kehangatan persaudaraan.

Kehadiran IGIC 2026 di tanah air juga menjadi pengingat bagi kita di daerah, termasuk Bangka Selatan: perdamaian dunia dimulai dari kedamaian di lingkungan kita sendiri. Ketika masjid di desa-desa, di kampung-kampung, di kabupaten-kabupaten kembali menjadi pusat pelayanan, kebersamaan, dan pencerahan maka dunia pun akan merasakan dampaknya.

Kami di Bangka Selatan turut mendoakan dan berjuang agar semangat IGIC ini tidak berhenti di acara selesai. Semangat menyatukan hati, menjaga persaudaraan, dan menebar kedamaian itulah ibadah yang paling nyata.

 

Semoga pertemuan ini menjadi titik balik:

– Agar masjid makin dicintai umat,

– Agar imam makin menjadi teladan kebaikan,

– Dan agar dunia akhirnya menemukan jalan pulang menuju kedamaian sejati.

 

Jakarta, 2026

Semoga Allah memberkahi langkah kita semua — untuk kerukunan, untuk persatuan, untuk dunia yang lebih baik.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *