Cerpen  

Maya dan Kotoran Sapi Embah

Oleh: Khanza Ashyifa

_________________________

(Pemenang pertama Lomba Menulis Cerita Tema Petualangan Perpustakaan Punokawan SDN 3 Pulau Besar)

 

Pada suatu hari, Maya melihat embahnya yang sedang memasukkan kotoran sapi ke dalam karung. Maya bertanya pada embahnya.

“Embah, apakah kotoran sapi ini bau?” tanya Maya.

“Tidak, kotoran sapi ini sudah tidak bau lagi,” jawab Embah.

“Oh … Mbah, apakah Maya boleh bantu Embah?” tanya Maya lagi.

“Tentu saja boleh, Maya,” jawab Embah.

“Bolehkah kalau Maya meminta upah?” tanya Maya lagi.

“Boleh, Maya, asalkan Maya bantu Embah dulu,” ujar Embah. “Emangnya Maya mau berapa, uangnya?” tanya Embah.

“Maya mau Rp20.000,- aja, Mbah,” pinta Maya.

“Boleh, tapi uangnya nunggu kotoran sapinya diambil orang yang mau beli dulu, ya.”

“Asyik, aku boleh bantu Embah!” teriak Maya gembira.

“Ayo, May, sekarang kita masukkan kotoran sapi ini ke dalam karung,” ajak Embah dan diiyakan oleh Maya.

Beberapa hari kemudian, orang yang mau membeli kotoran sapi Embah datang. Maya melihat dari jendela.

“Yey … yang mau beli kotoran sapi Embah udah datang!” teriak Maya gembira.

Setelah orang yang membeli kotoran sapi pulang, Embah memanggil Maya, “Sini, Ndok!”

“Ada apa, Mbah? tanya Maya sambil mendekat.

“Embah mau memberi uang sesuai janji Embah kemarin.”

“Wah, terima kasih, Mbah,” ucap Maya sambil mengambil uang Rp 20.000,- dari Embah.

“Untuk apa uangnya, Ndok?” tanya Embah.

“Untuk ditabung, Mbah,” jawab Maya lagi.

“Wah, pinter sekali cucu Mbah, masih kecil sudah bisa menabung.” Embah membelai kepala cucunya. Maya pun gembira menerima uang dan pujian dari embahnya. (BP / KM)*

 

_________________________

Penulis ialah siswa kelas 5 SDN 3 Pulau Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *