Puisi  

Menyuka dan Memuja

Oleh: Ummi Sulis

 

Sumber berita ada di setiap sudut jagat

Respon baik juga jahat

Pahlawan atau penjahat

Sebuah jejak, jelas terpahat

 

Hal baru, pendatang baru, pencerahan baru

Ungkap akal benar atau ambigu

Netizen terburu memuja

Bukan sekadar menyuka

 

Berhentilah memuja

Sekadar saja bila menyuka

Tuhan saja yang wajib dipuja

Bukan makhluk-Nya yang hanya numpang diberi nyawa

 

Jangan pula terlanjur meragu

Kinerja butuh rangkaian padu

Dukung sesuai yang diampu

Arahkan sesuai tatanan berlaku

 

Indonesia cerah

Jangan jadi pemuja

Tiada peduli benar salah

Selalu dibela membabi buta

 

Tak apalah menyuka

Bila kinerja naikkan marwah

Mitigasi sebuah harapan , langit selalu cerah

Warnai perjalanan sebuah komitmen yang bernama negara

 

Fajar Indah, 18 Oktober 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *