Pemuda Puput Sukses Gelar Turnamen. Ini Turnamennya

Bekaespedia.com. Simpangkatis_Para pemuda Desa Puput dan orang tua berkolaborasi menggelar turnamen yang mungkin jarang dilakukan di tempat lain. Bukan turnamen bola, gaple, bulu tangkis atau yang lainnya melainkan turnamen setal yang dibeberapa tempat dikenal dengan nama bebulin atau kelereng. Permainan setal ini merupakan permainan tradisional yang dikenal luas di Nusantara dengan variasi berbeda-beda sesuai dengan daerah masing-masing.

Berangkat dari keadaan pemuda di Kampung Puput yang sedang menggandrungi permainan setal, para pemuda dan orang tua bekerja sama menggelar turnamen yang dilakukan sejak seminggu terakhir. Dimulai dari masa pendaftaran, turnamen dengan sistem gugur ini diikuti 112 peserta dari target awal 100 peserta.

“Awalnya kami menargetkan 100, Alhamdulillah peserta semangat dan antusias mengikuti turnamen ini sehingga peserta mencapai 112 orang,” ujar Agusari yang biasa dipanggil Ayak.

Turnamen setal dilakukan pada malam hari setelah salat isya di stadion ngensanak gasing Kampung Puput. Dengan membayar uang pendaftaran 15 ribu rupiah, peserta bisa langsung main.

Yang uniknya hadiah turnamen ini berupa beras, tropi, uang pembinaan.

Duar!” kelerang yang diletakkan di pok berserakan saat terkena peci salah satu peserta.

“Turnamen ini digelar untuk mengenang kembali permainan yang dulu kita lakukan. Selain itu sebagai ajang silaturrahmi antarwarga,” tambah Ayak lagi.

Turnamen yang dipimpin oleh ketua pelaksana, Peri dilakukan babak final, Kamis (18/9) malam ditutup dengan penyerahan hadiah.

Adapun para juara sebagai berikut.

Juara 1 Jon (Tropi, uang pembinaan 100.000, beras 25 Kg)

Juara 2 Satri (Tropi, beras 20 Kg)

Juara 3 Sandi (Tropi, beras 15 Kg)

Juara 4 Artes (Tropi, beras 10 Kg).

Peserta sedang meci

Turnamen setal yang baru pertama kali digelar ini terbilang sukses. Hal itu terlihat dari jumlah peserta, antusias warga yang menyaksikan serta ada pergerakan ekonomi walaupun skala kecil karena ada warga yang menjajakan jajanannya.

Warga menyaksikan turnamen setal

Bravo untuk pemuda dan orang tua Kampung Puput. (BP/ KM)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *