Oleh Rudiyanto, S.Pd.,Gr (Guru Pendidikan Agama Islam, Kabupaten Bangka Selatan)
Guru wali atau biasa disebut dengan wali kelas memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah proses pembelajaran. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) nomor 11 tahun 2025, beban guru wali dihitung sebagai 2 jam pelajaran perminggu. Dengan demikian, guru wali atau wali kelas sejatinya adalah tugas tambahan yang memiliki tanggung jawab besar dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran.
Dewasa kini, perkembangan arus globalisasi dan pertumbuhan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) turut mempengaruhi pertumbuhan dan perkembang peserta didik. Guru wali atau wali kelas yang memiliki tugas yang sangat fundamental hendaknya dapat senantiasa mengupgrade diri menyesuaikan dengan situasi dan kondisi para peserta didik di kelas nya. Beberapa dekade terakhir, nilai-nilai spritual dan moral peserta didik cenderung menurun, oleh karena itu, peran guru wali atau wali kelas sangat dibutuhkan untuk senantiasa mendampingi dan mengawal peserta didiknya hingga memiliki kompetensi yang mumpuni di era abad 21.
Permasalahan-permasalahan serius dalam dunia pendidikan seperti bullying atau perundungan, intoleransi, kekerasan seksual dan lain sebagainya, harus segera dipahami oleh guru wali atau wali kelas, agar dapat melakukan tindakan preventif (pencegahan) dan pembinaan terhadap kelas yang diampu nya secara berkala. Menurut hemat penulis, beberapa peran guru wali atau wali kelas antara lain adalah sebagai berikut:
1. Pembinaan & Pendampingan Siswa Secara Berkala
Guru wali atau wali kelas memiliki peran penting dalam memberikan pembinaan dan pendampingan kepada peserta didik di kelas nya secara berkala. Pembinaan dan pendampingan tersebut dapat berupa masukan atau nasehat, pengumuman, arahan, motivasi dan lain sebagainya. Pembinaan dan pendampingan kepada peserta didik di kelas nya dapat dilakukan secara berkala misalnya setiap hari senin, jum’at ataupun mekanisme lainnya
2. Perantara Komunikasi antara Pihak Sekolah dengan Orang Tua
Pihak sekolah dan orang tua peserta didik atau wali murid harus bekerjasama dengan baik untuk memantau dan mendiskusikan hal-hal terkait isu-isu yang berkembang terhadap peserta didik. Guru wali atau wali kelas memiliki tanggung jawab dalam menjembatani komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua atau wali murid. Dengan demikian, baik di sekolah maupun di rumah, peserta didik tersebut dapat terkontrol dengan baik
3. Memahami Latar Belakang dan Perkembangan Peserta Didik
Guru wali atau wali kelas memiliki tanggung jawab dalam memahami latar belakang peserta didik yang ada di dalam kelas nya serta memilki peran yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan peserta didik. Dengan demikian, guru wali atau wali kelas hendaknya dapat menyesuaikan proses pembelajaran sesuai dengan latar belakang peserta didik maupun gaya belajarnya serta memberikan rekomendasi terbaik demi mengarahkan dan mendukung masa depan peserta didik nya yang lebih baik.
Pada akhirnya, guru wali atau wali kelas merupakan orang tua kedua peserta didik di sekolah. Oleh karena itu, selayaknya sebagai orang tua guru wali atau wali kelas memiliki tanggung jawab dan amanah yang harus dijalankan sesuai dengan norma dan kaidah-kaidah yang berlaku. Guru wali atau wali kelas harus responsif dan peduli terhadap perkembangn dan isu-isu yang terjadi pada peserta didik di kelas nya khususnya, dan pada umumnya kepada seluruh peserta didik di sekolahnya. (BP/ KM)*












