Bekaespedia.com _ SDN 34 Pangkal Pinang dikenal dengan keramahan yang terpancar dari seluruh warga
sekolah, baik guru maupun siswa. Meskipun terletak di tengah-tengah kehidupan kota yang
sibuk, suasana di dalam tembok sekolah ini sangat menyenangkan dan penuh kehangatan.
Guru-guru yang ramah dan penuh perhatian selalu siap membantu siswa dengan sabar,
menciptakan suasana yang mendukung untuk tumbuh dan berkembang.
Selama saya melaksanakan PLP di SDN 34 Pangkalpinang, saya merasa sangat senang
dan bersyukur.
Sekolah ini terletak di JL.Air Nangka II, Kel.Keramat, Kec. Rangkui.
Lingkungan sekolahnya bersih dan suasananya nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. Guru
guru di sana ramah dan baik. Mereka mau membimbing kami dengan sabar. Saya banyak
belajar dari cara mereka mengajar dan berinteraksi dengan siswa. Mereka juga memberi
kesempatan kepada kami untuk mencoba mengajar langsung di kelas, dan itu menjadi
pengalaman yang sangat berharga.
Anak-anak di sekolah ini juga sangat aktif dan menyenangkan. Ada yang agak sulit
diatur, tapi guru kelas bisa menangani dengan sabar. Dari situ saya belajar kalau jadi guru itu
tidak cuma soal mengajar, tapi juga harus sabar dan mengerti karakter anak-anak. Walaupun
sekolahnya cukup bagus, saya melihat masih ada kekurangan, seperti perlengkapan belajar
yang kurang lengkap. Tapi hal itu tidak mengurangi semangat belajar guru dan murid di sana.
Secara keseluruhan, saya merasa senang bisa PLP di SDN 34 Pangkalpinang. Saya jadi
lebih tahu bagaimana rasanya mengajar di kelas sungguhan, dan ini makin membuat saya
semangat untuk jadi guru yang baik ke depannya. Selain pengalaman mengajar langsung, saya
juga banyak belajar dari kegiatan observasi sehari-hari. Melihat bagaimana guru kelas memulai
pelajaran, menarik perhatian siswa yang terkadang ramai sendiri, atau menjelaskan materi sulit
dengan cara sederhana, itu semua ilmu praktis yang sangat berharga. Seringkali saya dan
teman-teman PLP berdiskusi kecil setelah observasi, bertukar pikiran tentang strategi yang bisa
kami coba nanti.
Interaksi dengan murid-murid di luar kelas juga memberi warna tersendiri. Saat
istirahat, beberapa anak suka menyapa, bercerita lucu, atau malah meminta bantuan untuk tugas
kecil. Dari situ, saya belajar bahwa membangun hubungan baik dengan siswa itu penting,bukan
cuma di dalam kelas tapi juga di lingkungan sekolah. Mereka memang aktif dan terkadang
semangatnya sulit dikendalikan, tapi melihat antusiasme mereka belajar hal baru itu sangat
menginspirasi.
Ada juga kesempatan membantu guru menyiapkan media pembelajaran atau
mengoreksi tugas. Meskipun terlihat sepele, kegiatan ini membantu saya memahami kerja
administratif dan persiapan yang harus dilakukan guru di balik layar. Ternyata, jadi guru itu
tidak hanya berdiri di depan kelas, tapi juga butuh perencanaan dan evaluasi yang cermat.
Memang, seperti yang teman saya sebut, fasilitas ada yang terbatas. Terkadang alat
peraga kurang lengkap atau buku bacaan belum banyak variasinya. Namun, justru di situlah
kreativitas guru-guru di SDN 34 terlihat. Mereka pintar memanfaatkan sumber daya yang ada,
bahkan membuat media belajar sendiri dari bahan sederhana.
Secara keseluruhan, pengalaman PLP di SDN 34 Pangkalpinang ini benar-benar
membuka mata saya. Saya tidak hanya belajar teori mengajar, tapi juga merasakan langsung
suka duka, tantangan, dan kebahagiaan menjadi seorang pendidik di tingkat dasar. Rasa syukur
saya semakin besar karena ditempatkan di sekolah dengan lingkungan yang cukup nyaman dan
guru-guru yang sangat mendukung. Pengalaman berharga ini akan menjadi bekal penting dan
memotivasi saya untuk terus belajar menjadi calon guru yang lebih baik lagi, siap menghadapi
dunia pendidikan yang sebenarnya.
Kelebihan :
1. Lingkungan yang Nyaman: Sekolah memiliki lingkungan yang nyaman dan bersih, yang
sangat mendukung proses belajar.
2. Guru yang Profesional: Guru-guru di sekolah ini terlihat profesional dan berdedikasi, yang
sangat penting dalam membantu siswa mencapai potensi mereka.
3. Siswa yang Aktif: Siswa-siswa di sekolah ini terlihat aktif dan bersemangat dalam mengikuti
proses belajar.
Kekurangan:
1. Keterbatasan Sumber Daya: Sekolah ini memiliki keterbatasan sumber daya, termasuk
anggaran dan fasilitas, yang dapat mempengaruhi kualitas proses belajar.
2.Kurangnya Pengawasan: Pengawasan terhadap siswa masih kurang, yang dapat
mempengaruhi disiplin dan kualitas proses belajar.












