Rinai Pagi

Rinai Pagi

 

 

Pagi menyentuh daun

Embun “manas” pun luruh di kesadaran murni

Disuling perenungan pengendapan pikiran rahsa dan jiwa

 

Segala resah dan gelisah

Segala kekhawatiran juga kekecewaan maupun

Gundah_gulananya menatap masa depan

 

Maka tinggal kanlah masa lalu jangan hiraukan besok lusa maupun nanti

Kerna yang penting jalani hari ini penuh dengan kesungguhan serta ketelitian

Dengan begitu terasa ringan mengerjakan sesuatu apa pun dengan baik lagi menyehatkan badan bersama jiwa-jiwa kuat hingga akhir

 

L. A. 26032026 07.17! ;

Mamuk SMP A6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *