Puisi  

Situs yang Terlelang

Oleh : Agus Bachtiar K

 

​Kulihat hamburan puzzle,

Yang sengaja kau buat berserak.

Kupunguti ia,

Kususun anggun sesuai alur…

selaras jalur.

Agar sedap dicerna mata,

tuk naungan dari berbagai petaka.

 

​Bagai candi suci,

Kuhiasi dindingnya,

Dengan sisa-sisa warna yang terluka.

Kutiup debunya dengan embusan mesra.

 

​Tapi malang…

Kau cabuti rangkaian bangunan kecil itu,

Sedikit demi sedikit.

Pondasinya kau koyak,

Hingga candi itu condong, miring.

Menuju runtuh!

 

​Kucoba lagi sulam dengan penuh sungguh.

 

​Tapi….

Sayang berjuta sayang,

Sekarang,

Situs hidup kita itu kau jual,

Pada cukong tanah yang tak terkenal.

 

​Kau alihkan hakku,

Kau sirnakan perasaanku.

 

​Kini,

Aku masih terus mencari,

Dari seluruh lembaran kamus yang tercipta di bumi:

Cacian apa yang selayaknya kusandangkan padamu?

Makian apa yang pantas disematkan untukmu?

 

​Sampai detik ini…

 

​Toboali, 25 Juni 2026

Sang Peramu Aksara

Agus Bachtiar K

Exit mobile version