TANAH
Harum tana basah wewangian tubuhku
Sedangkan langit-langit “karep” Ku gantungkan asabri
Ku langkahkan Kaki-kaki kecil ini Menujumu
Wahai kekasih ku
Cintaku
Cittaku
Kemana kaki kali ini melangkah akan
Menuruti kemauanmu
Perkenankan mu wahai dewiku
Subuh, 23.03.2026 04.33
Mamuk SMPA
TERUNA
Wahai cucu-cucuku
Cicit-cicit ku
Genzyku
Bergabung lah dengan pra muda generasi bangsa
Mumpung ada peluang penerimaan
Masuk ilah dalam wadah yang tepat lagi presisi
Arungi luasnya lautan
Sebrangi selat amankan teritori yang menjadi hakmu
Jadi lah pengawal bangsa-bangsa
Arungi luasnya samudera Indonesia juga Samudera Pasifik
Dan buang jangkar di lautan teduh “teguh tatak tanggon_tanggap ing Sasmita sekedar melepaskan penat lelah guna ***Nyawang manas*** mu masing-masing”
Agar mampu melepaskan mata anak panah mu bak Elang Rajawali yaa, Waliraja Garuda Pancasila ke lepas pantai pengetahuanmu
Kan menjadi suri tauladan generasi mu selanjutnya menyelamatkan menghibur juga “momong” Cericit cucu-cucu “debok_bosok” Generasi selanjutnya hingga akhir jaman.
Jogja, 23032026 05.20
Mamuk SMPA
Teruntuk anak ku lanang Vari D M: selamat ultah anak ku cinta ku kasih ku cittaku.
Bapak hanya mampu memberikan hadiah ini sebagai tanda kasih💵💵💵 nya.
Semoga engkau berkenan dan bangga menerimanya.
Hanya ini yang bapak mampu kerja juga berikan kepada mu, wahai terunaku. 🥰🤑🤩😶🌫👻👽☠️






