Berpetualang ke Gunung

Oleh: Putri Anisa Rizky (SDN 1 Koba)

 

Doni adalah anak yang suka berpetualang. Pada suatu hari, Doni ingin berpetualang ke gunung, dia ingin mengajak teman-temannya ikut berpetualang, tetapi ternyata tidak semua teman-temannya bisa ikut, hanya ada empat orang yang bisa ikut yaitu Adi, Bima, Tono, dan Dito, sedangkan ada dua orang yang tidak bisa ikut yaitu Budi dan Jojo.

Keesokan harinya Doni dan teman-temannya menyiapkan barang-barang yang akan dibawa saat berpetualang, barang-barang yang akan dibawa adalah tas gunung, sepatu gunung, tenda, topi, dan jaket, tak lupa mereka juga membawa obat-obatan.

Tibalah hari keberangkatan, mereka berkumpul di rumah Doni, tak lama kemudian mereka menaiki bis untuk sampai ke terminal tujuan. Selama tiga jam perjalanan di dalam bis, di antara mereka ada yang tidur seperti Doni dan Dito, sedangkan Bima membaca buku komik, Adi melihat pemandangan, dan Tono menikmati cemilan yang dibawanya.

Doni dan teman-temannya pun sudah sampai di terminal tujuan, dilanjutkan dengan berjalan sejauh dua kilometer untuk sampai ke lokasi gunung yang akan mereka daki. Saat Doni dan teman-temannya sudah sampai di lokasi mereka melihat ternyata sudah banyak pengunjung lain yang akan mendaki juga. Doni dan teman-temannya segera melapor ke pos penjagaan, mereka pun sudah siap untuk memulai petualangan mendaki gunung, sebelum memulai petualangan mereka berdoa terlebih dahulu.

“Sebelum kita memulai petualangan mendaki ini, marilah kita berdoa agar perjalanan kita aman, lancar, terhindar dari marabahaya, dan selamat sampai ke puncak gunung!” Doni memimpin teman-temannya berdoa.

“Aamiin,’’ jawab mereka dengan kompak.

Doni dan teman-temannya sudah selesai berdoa, mereka akan memulai petualangan. Petualangan ini diperkirakan akan menempuh waktu selama enam jam. Saat Doni dan teman-temannya sudah berjalan selama tiga jam, ada salah satu teman Doni yang mengajak Doni dan teman lainnya untuk beristirahat sebentar.

“Doni, sepertinya aku sudah mulai lelah dan juga lapar, aku ingin istirahat.’’ Kata Tono. “Baiklah, ayo kita beristirahat sebentar di bawah pohon yang rindang itu!” jawab Doni.

Saat Doni dan teman-temannya sudah selesai beristirahat, mereka melanjutkan perjalanan mendaki gunung. Doni dan teman-temannya pun sudah sampai di puncak gunung, mereka akan menyiapkan tenda bersama-sama.

“Teman-teman ayo bantu aku menyiapkan tenda ini!’’ Kata Doni. “Ayo!” jawab teman-teman Doni.

“Dito tolong ambilkan rangka tenda yang itu!’’ kata Doni. “Oke,’’ jawab Dito.

Tenda pun sudah jadi dan siap untuk dipakai. Doni dan teman-temannya akan mencari kayu bakar untuk dibuat api unggun, saat kayu bakar sudah terkumpul mereka melanjutkan membakar kayu-kayu yang didapatkan tadi, kayu pun sudah dibakar Doni dan teman-temannya akan memulai memasak makanan dan minuman yang mereka bawa, setelah semua makanan dimasak mereka mulai menikmati makanan yang sudah dimasak tadi.

Mereka menikmati suasana disana sambil bersenda gurau dan bercerita. Malam pun semakin larut Doni dan teman-temannya juga sudah mulai mengantuk, mereka pun memutuskan untuk tidur di tenda.

Keesokan harinya mereka bersiap-siap untuk turun gunung, mereka membongkar tenda bersama-sama, mereka juga mengumpulkan sampah sisa makanan dan minuman. Doni dan teman-temannya sudah siap untuk turun gunung, mereka pun memulai perjalanan turun gunung. Di tengah perjalanan, ada salah satu teman Doni yang kehausan, dia ingin mengajak Doni untuk berhenti sebentar.

“Doni tunggu sebentar aku haus, aku ingin minum,’’ kata Tono. “Minumlah dulu aku tunggu,’’ kata Doni.

Saat Tono sudah selesai minum mereka melanjutkan perjalanan turun gunung. Tak terasa ternyata Doni dan teman-temannya sudah sampai di pos penjagaan, mereka kembali melapor karena sudah selesai berpetualang. Doni dan teman-temannya menunggu bis datang, saat sudah di bis Adi dan Bima bermain bersama, Dito membaca buku cerita, Tono tertidur, dan Doni memakan makanannya.

Mereka pun sudah sampai di rumah Doni, teman-temannya Doni juga akan pulang ke rumah masing-masing, walaupun terasa lelah tetapi mereka sangat senang. Dengan kerja sama dan saling membantu menjadikan petualangan mendaki gunung ini sangat mengesankan bagi Doni dan teman-temannya.

 

Tulisan ini merupakan karya peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Koba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *