Oleh: Ummi Sulis
Rezeki yang beruas-ruas
Menjadi dambaan seantero makhluk yang maha luas
Tiap dipetik tumbuh tunas
Terus menerus tiada batas
Langit senantiasa tersenyum lepas
Menyambut uluran doa di setiap tarikan nafas
Menjadikan harapan laksana tuas-tuas
Yang memutari magnet rezeki begitu lugas
Hidup bagai memainkan kartu as
Tinggal sodorkan masalah tuntas
Tanpa harus menderita hati panas
Atau pikirin buntu pias
Hahaha harapan yang terlalu terbawa suasana hidup di atas kanvas
Berharap pelukisnya menggerakkan kuas
Dengan warna-warni cerah, secerah fulus yang mengalir deras
Di setiap embusan nafas
Ini adalah mengarang bebas
Karangan warga negara yang ngeri bila suatu saat negara benar-benar kolaps
Namun, harapan tetap tumbuh dalam terombang-ambingnya ambigu pias
Iman, menjaga pikiran tetap waras
Fajar Indah, 27 Desember 2025. (BP/ KM)*
