Puisi  

Bilalah Hidup Bagai Kartu As

Oleh: Ummi Sulis

 

Rezeki yang beruas-ruas

Menjadi dambaan seantero makhluk yang maha luas

Tiap dipetik tumbuh tunas

Terus menerus tiada batas

 

Langit senantiasa tersenyum lepas

Menyambut uluran doa di setiap tarikan nafas

Menjadikan harapan laksana tuas-tuas

Yang memutari magnet rezeki begitu lugas

 

Hidup bagai memainkan kartu as

Tinggal sodorkan masalah tuntas

Tanpa harus menderita hati panas

Atau pikirin buntu pias

 

Hahaha harapan yang terlalu terbawa suasana hidup di atas kanvas

Berharap pelukisnya menggerakkan kuas

Dengan warna-warni cerah, secerah fulus yang mengalir deras

Di setiap embusan nafas

 

Ini adalah mengarang bebas

Karangan warga negara yang ngeri bila suatu saat negara benar-benar kolaps

Namun, harapan tetap tumbuh dalam terombang-ambingnya ambigu pias

Iman, menjaga pikiran tetap waras

 

Fajar Indah, 27 Desember 2025. (BP/ KM)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *