Laporan : Belva Al Akhab
Bekaespedia.com, Mentok,- Jumat (9/5/2025) menjadi hari bersejarah bagi Bangka Barat. Ribuan pasang mata tertuju ke Lapangan Gelora Mentok yang riuh oleh sorak-sorai penonton. Pemerintah Daerah bersama Polres Babar resmi membuka Turnamen Bhayangkara Cup 2025. Ajang yang tak hanya mempertaruhkan prestasi, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi generasi muda untuk menunjukkan bahwa darah juara mereka tak pernah padam.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.Ik., membuka acara dengan kata-kata yang mengguncang jiwa,
“Ini bukan sekadar turnamen! Ini medan perang untuk menyaring bakat terbaik yang akan membawa nama Babar berkibar di tingkat nasional!” pekiknya, disambut gelombang sorak dari ribuan penonton yang melambungkan bendera bertuliskan “Babar Juara!”.
Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, S.H., tak kalah membara. Dengan tendangan perdana yang mengarah sempurna ke gawang, ia berpesan: “Porprov tahun lalu adalah bukti! Kini, Bhayangkara Cup akan jadi batu loncatan untuk mencetak legenda! Pemuda Babar, jangan takut bermimpi setinggi langit!”
Aplaus bergemuruh memenuhi udara, seakan menyatakan kesiapan para pemuda menjawab tantangan itu.
Pukul 14.30 WIB, tensi langsung memuncak. Tim Bhayangkara B vs Kelurahan Tanjung 1 bertarung sengit layaknya final. Pertandingan kedua Tim Bhayangkara C vs Timdes Ketap (15.45 WIB) tak kalah heroik. Kiper Timdes Ketap menjadi pahlawan dengan penyelamatan spektakuler dari tendangan mematikan tim Bhayangkara C.
Di luar lapangan, kemeriahan tak kalah dahsyat. Stan Honda, PLN, BRI, Bank Sumsel Babel, dan PDAM Tirta Dharma dipadati pengunjung yang antre mendapatkan merchandise eksklusif. Honda menghadirkan simulator sepeda motor berbahan bakar semangat, sementara BRI membagikan hadiah melalui kuis interaktif. “Kami tak hanya mendukung finansial, tapi juga yakin ini awal kebangkitan olahraga Babar!” tegas Direktur Bank Sumsel Babel Cabang Muntok saat menyerahkan bantuan dana simbolis.
Bupati Sukirman menutup acara dengan janji konkret:
“Bhayangkara Cup akan jadi agenda tahunan sebagai wadah pencarian bakat terbuka”, katanya
Pelatihan intensif bersama Askab PSSI Babar untuk pemain terpilih.
Revitalisasi fasilitas olahraga di 6 kecamatan untuk menjangkau lebih banyak talenta terpendam.
“Tahun depan, target kita seaayak mungkin tim! Pemuda Babar, siapkan diri kalian! Ini hanya awal dari perjalanan panjang!” seru Bupati, direspons yel-yel penonton yang menggema hingga ke pelosok stadion: “Babar Juara! Babar Juara! Babar Juara!”Sore itu, Lapangan Gelora Mentok masih dipenuhi warga yang enggan pulang. Nyanyian, tabuhan genderang, dan cerita heroik para pemuda terus bergulir. Bhayangkara Cup 2025 bukan sekadar tentang sepak bola—ia adalah tentang harapan, persatuan, dan tekad sebuah daerah untuk melahirkan generasi yang tak hanya kuat di lapangan, tetapi juga berani menggapai mimpi di luar batas.
“Dari Babar untuk Indonesia! Siapapun pemenangnya, kita semua sudah menang hari ini!” — teriak seorang penonton, mengakhiri malam yang membekas di hati.
