Oleh : Meilanto
Masjid Baitul Mu’minin Peradong, satu dari sekian banyak masjid tua di Bangka yang bukti keberadaannya dapat dilihat pada peta tua yang diterbitkan tahun 1935. Berang D D 29,39 opgenomen door den Topografischen Dienst in 1932-1933 Blad 32/XXIV g. Dalam peta tersebut masjid ditandai dengan warna merah yang berarti terbuat dari batu. Masjid berada di tengah kampung di sisi barat jalan raya Pangik – Teritip (Verharde weg, waarvan de verharding 2-4 m breed is). Sisi barat masjid ada TPU (Inlandsche graven) yang dihubungkan dengan jalan setapak (votepad) yang jalan setapak tersebut terus sampai ke Sungai Plangas. Selain itu di sisi barat masih berupa hutan karet, semak, dan sedikit kebun lada.

Sumber : Collection Leiden University
Lahan tanah wakaf Masjid Baitul Mu’minin wakif dari Lembing, Mukron dan Amran dengan nazdhir Abdullah Iman. Adapun Akta Ikrar Wakaf bernomor W.3/33/11/1992 dengan nomor sertifikat 29.06.05.11.8.00004 dengan luas 500 M2.
Pantauan google maps, masjid dengan didominasi berwarna kuning beratap tumpang tiga lima dengan kubah kecil pada bagian puncak. (BP / KM)*












