Oleh: Mufida Salsabila
SDN 2 Koba
Anak Indonesia hebat pilar generasi penerus bangsa, membentuk genererasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Gerakan ini memiliki tujuh pilar utama dalam kehidupan sehari-hari, seperti bangun pagi untuk mendisiplinkan diri, beribadah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan (Allah Swt), berolahraga agar tubuh menjadi kuat, makan makanan bergizi agar menjadi sehat, gemar belajar agar menjadi sehat, bermasyarakat seperti bergotong royong untuk meningkatkan kesadaran sosial, tidur cepat biasanya anak usia 6-13 tahun memerlukan tidur 9-11 jam perhari untuk meningkatkan perkembangan anak. Bangkitlah wahai anak Indonesia hebat, langkah maju menuju generasi emas tahun 2045.
1. Bangun Pagi
Salah satu kebiasaan anak Indonesia hebat seperti bangun pagi, biasanya Reva bangun pagi sekitar jam 04:00. Reva duduk sebentar untuk mengumpulkan kesadaran, setelah kesadaran terkumpul Reva membaca do’a bangun tidur, “Allhamdulillahil ladzi ahyaa naa ba’da ma amaatanaa wa ilaihinnusyur”, setelah membaca do’a bangun tidur, Reva bangun dari tempat tidurnya, dan menarik nafas lalu meregangkan tubuh, “Aku siap untuk memulai hari!” kata Reva. Reva mulai merapikan dan membersihkan kamarnya, seperti membersihkan kasur, merapikan seprai, merapikan sarung bantal, menyapu lantai. Kini kamar Reva terlihat bersih dan juga rapi, dan enak untuk dipandang.
2. Beribadah
Beberapa menit kemudian, jam 04:30 suara adzan terdengar dan berkumandang “Allahuakbar-Allahuakbar,” Reva duduk mendengar dan menjawab adzan didalam hati, “Laa ilaaha illallah”. Setelah adzan selesai berkumdang, Reva membaca do’a sesudah/ selesai adzan, setelah membaca do’a selesai/ sesudah adzan, Reva ke ruang wudhu (khusus untuk wudhu). Sebelum berwudhu Reva membaca niat sebelum berwudhu, “Nawaitul whuduua liraf’il hadatsil asghari fardal lillaahi ta’aala”. Setelah membaca niat sebelum berwudhu, Reva mulai berwudhu dimulai dari membasuh telapak tangan kanan lalu kiri, berkumur-kumur, memasukkan dan mengeluarkan air ke dalam hidung, membasuh seluruh wajah, membasuh tangan hingga siku, membasuh sebagian kepala atau rambut, membasuh telinga, membasuh kaki hingga mata kaki, semuanya dilakukan sebanyak 3 kali, setelah berwudhu, Reva
membaca do’a sesudah berwudhu, “Asyhadu allaa ilaaha illallah. Wahdahu laa syariikalahu wa asyhadu anna muhammadan’abduhu warasuluhu, setelah itu Reva salat subuh 2 rakaat. Setelah salat subuh Reva ber’doa, “Ya Allah berikanlah nikmat sehat, dan jauhkanlah aku dari godaaan setan yang terkutuk aamiin…” do’a Reva, setelah itu Reva mengaji.
3. Berolahraga
jam 05:40, “Reva mau makan enggak?” tanya mama Reva, “Iya mah, mau” kata Reva, Reva makan bersama kedua orang tuanya, “Mah, hari ini bawa makan makanan yang bergizi disuruh sekolah, makan bersama” kata Reva, “Iya” kata mama Reva, Reva selesai makan dan mandi, Reva memakai seragam batik, dan membawa baju olahraga, karena hari ini hari Selasa, jadwal pelajaran olahraga di sekolah, dan Reva juga bawa raket bulu tangkis. Sebelum berangkat sekolah, Reva pamit ke mamanya, “Assalamualaikum, Reva berangkat dulu” kata Reva. Reva sekolah diantar oleh ayahnya. Sesampainya di sekolah, “Belajar yang rajin!” kata ayah Reva, “Iya” kata Reva. Reva bersalaman dan masuk ke dalam sekolah, di dalam kelas, “Siapa yang mau ikut main bulu tangkis?” kata Nadien, “Aku” kata Reva. Khaira, Safana, Reva bermain bulu tangkis bersama teman-temannya dan lomba lari yang disuruh guru olahraga.
4. Makan Makanan Bergizi
Jam istirahat, jam 10:00, “Anak-anak hari ini kita akan makan bersama, bawa makanan bergizi kalian masing-masing, kita akan makan bersama di lapangan sekolah!”, siswa-siswi SD Negeri 2 Koba berkumpul di lapangan sekolah, sambil membawa makanan yang mereka bawa dari rumah, “Anak-anak, sebelum makan ada baiknya kita berdo’a sesuai dengan kepercayaan masing -masing, berdo’a mulai!” “Berdo’a selesai, silahkan makan makanan kalian!” Murid SD Negeri 2 Koba makan bersama dengan guru-guru.
5. Gemar Belajar
Setelah makan bersama siswa-siswi SD Negeri 2 Koba masuk ke kelasnya masing-masing. Ibu Aisa dan murid kelas 5B masuk ke kelas, “Gimana makan bersamanya, udah kenyang belum?” tanya ibu Aisa. “Kenyang” kata murid kelas 5B, “Mau dimulai sekarang pelajarannya?” tanya ibu Aisa. “Mau,” kata murid kelas 5B. “Baiklah, buka buku Bahasa Indonesia halaman 133, kalian baca tentang Monumen Kapal Selam, dan kalian jawab soal halaman 135. Di situ ada 5 soal silakan kalian jawab!” kata ibu Aisa. “Baik bu,” kata murid kelas 5B.
6. Bermasyarakat
Jam pulang 12:30, “Untuk anak-anak kelas 4-5-6, sebelum pulang kita bergotong royong membersihkan halaman sekolah!” Murid kelas 4-5-6 membersihkan lapangan sekolah bersama-sama, membersihkan sisa makanan, sampah seperti kantong plastik, dan juga daun gugur. “Anak-anak kalian sudah boleh pulang.” Setelah membersihkan sekolah dan sudah ada arahan untuk pulang, kelas 4-5-6 pun pulang, Reva pulang bersama temannya Nelvia.
7. Tidur cepat
19:40, Reva sudah selesai salat Isya, Reva bermain puzzle, “Tinggal pasang ke sini dan pasang ke sini dan selesai,” kata Reva. Reva berhasil menyeselesaikan permainan puzzle. “Oke kita ganti ke gambar laut!” kata Reva. Ia berhasil menyeselesaikan permainan puzzlenya pukul 20:00. Orang tua Reva masuk ke kamar Reva, “Reva tidur, ini udah malam, anak-anak memerlukan tidur 9-11 jam perhari untuk perkembangan yang baik,” kata mama Reva. “Iya” Reva baring di kasurnya. “Selamat malam” kata Reva. “Malam juga, kalau tidur jangan lupa banyak do’a!” kata orang tua Reva. Orang tua Reva keluar dari kamar, “bismika allahumma ahyaa wa bissmika amuut”, Reva memejamkan mata dan tertidur.
Tulisan ini merupakan karya peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Koba.












