Puisi  

Puisi Mamuk SMPA

Purnama Sidhi

 

Ketika rembulan mengintip jaman

Di benua Asia Raya

Di titik koordinat Hukum Pythagoras

 

Ku pertemukan bulatan_bulatan pola

Yin_Yang

Paradoks kehidupan

 

Antara “Manas dan Rahsa

Rahasia dibalik sebuah kehidupan

Antra, antrian panjang menunggu ” Titine Kalamangsa”

 

G. Sempu, 06032026 23.41

 

Mount Everst

 

Ketika gunung-gunung “Manas”

Rinjani

Merapi

 

Marapi

Himalaya

Everest

 

Mahameru, Kelud, Gunung Agung

Ego memori “karep” Api dalam dada

Berkecamuk

 

Bergelut bercampur beraduk di dalam gelombang pasang

Diselimuti kabut kabur

 

Tak terkendali

Menimbulkan prahara di musim barat

Hanya mega putih timur laut yang mengendapkannya

 

G. Sempu, 07032026 01.11

 

Palung

 

Gunung- gunung “karep” Meninggi

Menyebar

Meluas

 

Lebih tinggi

Sangat tinggi

Tak terbatas puncak

 

Namun sambil berenang

Menyelami samudera kegelapan diri

Menyeimbang

 

Menyetimbang

Dunia

Garpu Tala

 

Maka makan Minum

Air

Sungai Code Gawong Brantas

 

West Prog

Serayu

Mengalir

 

Menurun

Singgah di “kedung”

Menabrak bebatuan

 

Penghalang_rintang

Waduk

Danau-danau “Maninjau”

 

Hingga bersatu padu dengan

Payau

Garam

 

Hingga memisah

Gelombang pasang

Riak terjun ke dunia masing-masing

 

Paradoks

Menggumpal mengumpul bersatu padu dalam bentuk awan berarak

 

Menetes

Butiran-butiran mutiara abadi

Embun

 

Merintih meriah merintis merintik menjadi

Rinai

“Kremun” Gerimis hujan

 

Hujan deras

Badai

Merenda

 

Mereda merendah merendam

Kaki-kaki kecil kaki ini

Dia mereka kita

 

Kita semua mahkluk

Menyuburkan

Bertumbuh kembang

 

Dengan baik laksanakan hukum-hukum semesta

Ibu Bumi_Bapa Akasa

 

Tuk mengisi

Antrian

Hingga ke ujung waktu

 

G. Sempu, 070320 02.05.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *