Sinergi Pembangunan Masyarakat, BAZNAS dan Pemerintah Bangka Barat Gelar Safari Ramadhan & Bagikan Santunan kepada Masyarakat

Laporan : Belva Al Ahkaf

Bekaespedia.com, Mentok, – BAZNAS Bangka Barat membuktikan bersinerginya dengan Pemerintah Bangka Barat terhadap pembangunan masyarakat pada saat acara safari ramadhan di Desa Air Limau Simpang teritip kabupaten Bangka Barat, jum’at (07/03/2025).

Acara safari ramadhan digelar di Masjid Nurul Iman, dihadiri oleh masyarakat Desa Air Limau, pemerintah Bangka Barat yang diwakili oleh asisten II, Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Babar, Dinas Pendidikan Bangka Barat, Polsek Kecamatan Simpang teritip, Camat Muntok, Kades Air Limau bersinergi dengan Baznas Bangka Barat.

Kegiatan safari ramadhan terdiri dari 3 (tiga) jenis kegiatan untuk masyarakat yaitu acara tausiah, pembagian santunan kepada masyarakat yang kurang mampu dan buka bersama di masjid Nurul Iman.

Acara tausiah di ikuti oleh perwakilan Bupati Bangka Barat yang di wakili oleh Asisten II, Drs, Heru Warsito, Camat Muntok, Kades Air Limau, dengan penceramah oleh dai dari Desa setempat.

Asisten II Bangka Barat, menyampaikan bahwa untuk membentuk pembangunan masyarakat harus membentuk koordinasi kompak dari pemerintah Bangka Barat, Kecamatan, Desa, dan Baznas Bangka Barat.

“Pemda Babar rutin melakukan safari ramadhan di semua kecamatan. Kegiatan safari ini sebagai tanda koordinasi bersinerginya dengan pemerintah di bawahnya yaitu pemerintah desa dan pemerintah kecamatan. Ini juga bentuk perhatian memberikan dukungan rangka kesejahteraan masyarakat desa air limau” tegas Drs, Heru Warsito.

Beliau juga menjelaskan bahwa bukti komitmen adanya kepedulian indeks pembangunan masyarakat, adanya kegiatan pembagian santunan kepada masyarakat kurang mampu Desa Air Limau.

” Kami juga memberikan bantuan santunan kepada masyarakat berupa barang bantuan sekaligus uang kepada anak-anak kurang mampu. Bantuan ini berasal dari Baznas Babar bersinergi dengan pemerintah Bangka Barat. Diharapkan bantuan ini digunakan secara maksimal”, harapnya kepada masyarakat Desa Air Limau.

Ketua Baznas Bangka Barat, Drs.Lili Suhendra Nato, mengungkapkan safari ramadhan di desa air Limau adalah lokasi urutan 3 (tiga) dari total 11 titik lokasi dengan total bantuan sebanyak 220 penerima bantuan.

“Setiap titik kami memberikan santunan sebanyak 20 anak yatim, lansia dan keluarga prasejahtera. Ini sebagai komitmen kami meringankan beban masyarakat sekaligus tanda bersinergi Baznas Bangka Barat dengan Pemerintah Bangka Barat terhadap indeks pembangunan masyarakat” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan bahwa alokasi dana berasal bantuan yang diberikan oleh seluruh masyarakat yang memberikan bantuan kepada Baznas Bangka Barat. Sekarang ini Baznas Bangka menyediakan layanan Qris berkerja sama dengan Bank BRI.

“Santunan yang kami berikan merupakan hasil infak shadaqah masyarakat, kami baznas diberikan amanah menyalurkan bantuan ke orang harus mendapatkan bantuan. Saat ini kami juga memberikan layanan Qris untuk mempermudah kegiatan infak shadaqah kepada Baznas Bangka Barat. Qris ini merupakan hasil kerja sama Baznas Bangka Barat dengan Bank BRI, jelas Drs, Lili Suhendra Nato kepada wartawan.

Wakil ketua Baznas 1, H.Hasyim Baharuddin, menambahkan adanya peningkatan kesadaran untuk melakukan kegiatan infaq shadaqah pada kegiatan bulan ramadhan ini.

“kegiatan ini sebagai support dan kolaborasi program baznas degan program pemerintah terutama tingkat desa. Dan berharap akan menambah kesadaran mempercayakan membayar ZIS nya ke baznas babar” ujarnya.

Target total jumlah nominal infaq shadaqah belum mencapai target disebutkan secara gamblang oleh wakil ketua II Baznas, Wasis Utama Esi, S.pd.

” Dengan hasil pengumpulan yang belum sesuai target. Tetap berusaha untuk merata ke semua kecamatan dan desa di babar. Tentu mempertimbangkan sop yang berlaku di baznas dan sekala prioritas yang tentu sesuai dengan ketentuan kategori penerima manfaat” ungkapnya.

Dukungan serupa juga di sampaikan oleh wakil ketua III Baznas, H.Zumrowi Achyar, S.Ag. mengajak kepada seluruh ASN Bangka Barat dan pengusaha yang mampu untuk bergotong royong dalam infaq shadaqah.

“Kita menyadari kondisi bangsa ini terutama Kabupaten Bangka Barat ini perekonomian kurang baik. Namun demikian bersedekah dalam keadaan lapang dan sempit merupakan anjuran dalam Islam. Sedekah dalam keadaan sempit bahkan dianggap sebagai sedekah yang paling utama terutama pada bulan ramadhan ini ” ujarnya.

Camat Kecamatan Muntok, Rini, menambahkan bahwa kegiatan safari ramadhan bukti adanya bersinergi pembangunan kepada pemerintah Bangka Barat.

“Safari ramadhan untuk menyatukan masyarakat dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Bangka Barat. Saat ini Desa Air Limau juga mensukseskan program ketahanan pangan penanaman jagung di amanahkan oleh pemerintah Bangka Barat dan Baznas juga hadir memberikan santunan kepada masyarakat” ungkapnya pada acara tausiah di hadapan masyarakat Desa Air Limau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *