Karya: Yanto In Action
Jika NU ingin tetap hidup dan tumbuh subur
Tak cukup hanya nama besar di atas panggung
Pemimpin harus turun, merangkul akar rumput
Bukan sekadar seremonial, lalu kembali diam
PBNU, PWNU, PCNU, hingga MWCNU
Semua punya tugas yang sama dan satu arah
Bukan memerintah dari ruangan yang sejuk
Tapi hadir di tengah rakyat, merasakan lelahnya
Turun ke kampung, ke pelosok, ke rumah warga
Duduk bersama, dengarkan keluh kesah langsung
Bukan sekadar datang saat ada acara besar
Lalu hilang, sampai waktu lima tahun lagi tiba
Bawalah program yang berjalan terus menerus
Bukan satu kali lalu dilupakan begitu saja
Bangunlah atas dasar kasih dan kekeluargaan
Bukan jabatan, bukan kuasa, bukan kepentingan
Pohon tak akan tegak jika akarnya kering
Organisasi tak kokoh jika terpisah dari umat
Semakin dalam menyentuh tanah yang asli
Semakin kuat ia berdiri di tengah badai
Jangan biarkan jarak memisahkan pengurus dan warga
Jangan biarkan dinding tinggi membatasi pandangan
NU lahir dari rakyat, tumbuh bersama rakyat
Maka jangan pernah menjauh dari tanah kelahirannya
Yang dicari umat bukan pidato yang indah
Bukan kemewahan, bukan pula kedudukan
Tapi kehadiran yang tulus, hati yang merasakan
Tangan yang membantu, dan pelukan yang mengayomi
Bukan untuk mencari penghidupan di sini
Tapi untuk menghidupi umat yang terlantar
Bukan untuk disetir ke mana pun angin berhembus
Tapi tegak pada prinsip, melayani tanpa pamrih
Maka turunlah, wahai para pemimpin umat
Dekati rakyat, bangun persaudaraan yang sejati
Agar NU tetap benderang, dicintai, dan diberkati
Menjadi pelita yang tak pernah padam sepanjang masa
Toboali,17 September 2026












