Puisi  

Dua Hati, Satu Warna

 

Karya: Yanto In  Action

Di antara kelam dan gemintang,

Jiwamu hadir, menyinari sukma.

Dua hati berlainan, kini bertaut,

Dalam simfoni cinta, tak terhingga.

 

Sentuhmu bagai embun di kala pagi,

Menyegarkan kalbu yang dahaga.

Dekapmu adalah pelabuhan abadi,

Tempatku berlabuh, selamanya.

 

Biarlah warna dunia memudar perlahan,

Cinta kita kan abadi, tak tergerus zaman.

Dua hati, satu warna, dalam keabadian,

Mengukir legenda di antara bintang kejora.

 

Dalam bisikmu, kurasa getar asmara,

Cinta sejati, murni tanpa noda.

Kaulah rembulan, kaulah semestaku,

Dua hati, satu warna, dalam cinta yang maha sempurna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *