Oleh:Meilanto Arul tinggal di desa Jelutung yang hijau dan damai. Bercocok tanam menjadi ciri…
cerpen
Secercah Asa di Gunung Sampah
Oleh: Nur Sayyida Nafisa (SDN 13 Pangkalanbaru) Di sebuah pemukiman yang kotor lagi kumuh,…
Hikmah Dibalik Musibah
Karya: Meilanto “Turunkan Kepala Desa, turunkan Kepala Desa!” teriakan para pendemo di depan kantor…
CHAIRUL, SI PEMUDA DUSUN DI WISMA RANGGAM
Penulis: Meilanto Chairul adalah pemuda dusun yang berusia 20 tahun. Ia tinggal di dusun…
Dulang Di Negeri
Karya siswa SMPN 1 Simpangkatis Matahari baru saja terbangun dan menggantung malas di ufuk timur….
Penjaga Kata Terakhir
Oleh: Lutfia Shinta (Siswa SMPN 3 Koba) “Jangan.” Teriak Dara dengan keras, ia berusaha meraih…
Jembatan Seribu Aksara
Oleh: Jesika Oktaviani (SMPN 2 Koba) Selat bunyi adalah garis batas paling sunyi di…
Misi Menyelamatkan Kata-Kata yang Hampir Punah
Oleh: Annisa Lestari (Siswa SMPN 2 Sungaiselan) Pada Tahun 2045, di Desa Karawang, hiduplah…
Senja di Seoul
Oleh: Kinar Pamela (Siswa SMP Negeri 2 Pangkalanbaru) Kinar menyesap teh hangatnya. Matanya menerawang…
Senandung Aksara Shaka
Oleh: Aisyah Zaskhia (SMPN 2 Simpangkatis) Asal mula adalah kata Jagat tersusun dari…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
